Barcelona 4-0 Granada

Barca Nyaman di Puncak

Sabtu, 23 November 2013 23:49 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Menjamu Granada di Nou Camp, Barcelona memainkan beberapa pemain pelapis yang selama ini menghuni bangku cadangan, seperti kiper Jose Pinto, Martin Montoya dan Marc Bartra.

Hingga 10 menit pertama, Barcelona terlihat kesulitan memasuki daerah lawan, meski tetap mengendalikan penguasaan bola.

Menit 18, Cesc Fabregas jatuh di kotak penalti. Tendangan penalti berakhir menjadi gol berkat eksekusi sempurna Andres Iniesta pada menit 19 masuk ke pojok kiri kiper Granada Roberto.

Granada mengejutkan markas tuan rumah pada menit 23 saat bola tendangan pemain tamu membentur tiang datar gawang Barcelona.

Tanpa Messi, Neymar mencoba berperan sebagai pendobrak pertahanan Granada dari tengah lapangan. Beberapa kali Neymar berhasil menembus wilayah inti Granada.

Keputusan dan keberanian Neymar kadang berbuah risiko. Pemain asal Brasil kerap kali menerima aksi penjegalan dari peman Granada.

Granada juga melawan. Salah satu peluang terbaik tim tamu saat mendapat tendangan bebas pada menit 30. Bola menembus barisan pemain Barcelona, namun jatuh dalam tangkapan Pinto.

Menit 39, Barcelona kembali menerima hadiah penalti saat giliran Iniesta terjegal oleh pemain Granada. Bergantian dengan Iniesta, Fabregas memasukkan bola ke gawang dari titik putih.

Babak kedua mulai, Barcelona langsung menekan. Menit 50, kemelut di mulut gawang Granada berakhir pada tendangan Pedro. Sayang sepakan keras Pedro membuat bola melayang ke atas.

Kedua klub sama-sama membuka peluang dengan mencoba menekan pertahanan lawan. Bola lebih banyak bergulir di tengah lapangan.

Menit 65, asa Granada mengejar ketinggalan makin berat saat kehilangan seorang pemain. Manuel Iturra terkena kartu kuning kedua usai menjegal Pedro.

Barcelona menjauhkan diri dari kejaran Granada saat meraih gol ketiga. Kali ini giliran Alexis Sanchez yang mencetak gol pada menit 69.

Kelebihan satu pemain dan memimpin dengan skor 3-0 membuat tuan rumah bermain santai sambil terus berupaya menambah pundi-pundi gol. Granada juga tetap berupaya mencetak gol.

Setelah beberapa kali gagal menambah gol, Barcelona meraih gol keempat. Gol Pedro pada menit 89 menjadi gol terakhir, Barcelona menang empat gol tanpa balas.