Untuk Hunian Pemain

Sulap Rumah Jadi Mess

Sabtu, 23 November 2013 20:30 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

PSSI mengakui satu-satunya tim yang berhak menyandang nama Persebaya adalah yang ada di bawah pengelolaan PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB).

Tapi manajemen memilih tak menuntut hak menempati Mess Eri Erianto di Karanggayam yang selama ini menjadi markas Persebaya 1927 yang tampil di Liga Prima Indonesia.

"Daripada kami sibuk meributkan Karanggayam siapa yang berhak menempati, lebih baik mikir persiapan tim saja,” ujar direktur sport PT MMIB, Dhimam Abror.

“Suporter sudah lama tak merasakan gelar juara di level tertinggi sepakbola Indonesia," Abror menambahkan.

Untuk pengganti Mess Eri Irianto, Persebaya harus mencari tempat layak sebagai tempat tinggal pemain. Untuk sementara Bajul Ijo menyulap 2 rumah jadi mess di Perumahan Wisma Menanggal.

Meski darurat, manajemen berusaha membuat mess layak dengan melengkapi fasilitas seperti, tempat tidur, pendingin ruangan, sampai media center.

"Semua kami kebut agar segera bisa ditempati. Apalagi sudah banyak pemain yang berkumpul," kata asisten pelatih Amrad Said Ali.

Manajemen mengungkap masih ada 2 rumah lagi yang akan jadi mess. "Total ada 27 pemain dan 4 pelatih plus 6 ofisial tim. Tidak cukup kalau 2 rumah. Jadi kami sewa 2 rumah lagi."

Informasi yang INDOSPORT dapatkan, manajemen Bajul Ijo habiskan Rp 48 juta per tahun untuk sewa 1 unit rumah.