Menurut Joko Driyono masalah finansial menjadi rintangan utama bagi klub calon peserta kompetisi unifikasi musim depan, karena masalah keuangan menjadi syarat utama bagi kelolosan sebuah klub.
“Khusus finansial, ada tiga parameter, yaitu audit laporan musim lalu, proyeksi keuangan klub untuk satu musim kedepan, dan tidak memiliki tunggakan,” kata Joko.
Ia menambahkan, masalah keuangan klub merupakan satu dari lima aspek penilaian. Kesiapan klub untuk mengikuti kompetisi, tambah Joko, terlihat dari kesiapan kondisi keuangannya.
“PSSI akan melihat laporan keuangan, serta kontrak pemain yang telah ada. Kalau laporannya tidak sesuai, akan kami hukum,” kata Joko mengultimatum.
Selain masalah finansial, Departemen Lisensi PSSI juga menilai perihal kelengkapan adminstrasi dan personal, supporting, legal, dan infrastruktur yang meliputi keberadaan stadion.
Mengacu pada jadwal yang ada, pada hari Kamis (05/12/13) hari ini, merupakan batas akhir pendaftaran bagi 25 klub calon peserta kompetisi unifikasi untuk memenuhi kelima aspek persyaratan.
Setelah semuanya masuk, PSSI melalui Departemen Lisensi akan melakukan proses verifikasi. PSSI kemudian akan membahas hasil verifikasi di rapat pleno, 10 Desember mendatang.