Menurut RD dalam pertandingan Grup B, yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, dirinya merancang pola permainan yang santai, tapi tetap fokus.
“Kita harus lebih fokus. Anak-anak harus bisa bermain lepas dipertandingan pertamanya. Tentunya kami menginginkan bisa menang, tetapi dalam permainan yang enjoy dan tidak terburu-buru,” kata RD.
RD mengatakan laga perdana penting untuk meningkatkan motivasi bertanding Andik Vermansyah dan kawan-kawan. Menurut ia di Grup B, terdapat tim-tim kuat yakni, Thailand dan tuan rumah, Myanmar.
RD juga mengomentari tentang peta kekuatan calon lawannya tersebut. Kamboja, ujar RD, terdapat beberapa pemain yang memiliki kecepatan.
“Tiga pemain kunci mereka tidak dimainkan pada pertandingan pertama (melawan Myanmar). Itu harus diwaspadai. Mereka juga memiliki kecepatan untuk melakukan serangan,” tegas Rahmad Darmawan.
Selain menyoroti kecepatan pemain, RD juga menilai pemain Kamboja memiliki keberanian untuk melakukan kombinasi serangan melalui passing yang akurat. Ia mengaku telah mengantisipasinya.
“Tentu kita harus bagus dalam meng-cover, sekaligus cermat dalam memutuskan serangan balik yang efisien. Itu yang harus dilakukan pemain pada pertandingan nanti,” ujar ia.
Di SEA Games Myanmar 2013, Timnas Indonesia U-23 berada di Grup B bersama Myanmar, Timor Leste, Kamboja, dan Thailand. Tim Garuda memiliki target merebut medali emas.