Partai tunda matchday VI Liga Champions di Stadion Ali Sami Yen Kompleksi, Istanbul, Rabu (11/12/13), terbukti membawa keberuntungan bagi tuan rumah.
Wesley Sneijder menciptakan satu-satunya gol dalam pertandingan itu. Gol pemain Belanda pada menit ke-85 itu membuat Juventus keok 0-1 dan harus mengubur impian ke perdelapanfinal Liga Champions.
“Jelas saya berada di langit ketujuh dengan hasil itu. Kemenangan besar dan malam yang sangat mengesankan bagi klub, para penggemar, dan sepakbola Turki,” sebut Sneijder di laman UEFA.
“Semua bagian tim (Galatasaray) layak mendapat sanjungan, bersama para fans yang terbukti berani menantang cuaca,” sebut ex pemain Internazionale Milano dan Real Madrid itu.
Laga itu seharusnya berlangsung pada Selasa 10 Desember 2013 waktu Istanbul. Namun, karena salju yang turun sangat tebal dan deras menunda pertandingan menentukan itu.
Dengan lapangan basah dan bertemperatur satu derajat Celcius, sekitar 20.000 penggemar fanatik Galatasaray tetap menyesaki Ali Sami Yen, Rabu siang waktu Istanbul.
Tiga poin Gala dalam pertandingan pimpinan wasit Portugal, Pedro Proença, membuat koleksi angka Didier Drogba dan kawan-kawan jadi tujuh. Juventus harus puas berada di papan dengan raihan enam poin.
“Tak ada gunanya beralasan. Memastikan lolos qualifikasi di Istanbul memang tak pernah mudah. Saya dengar Felipe Melo (mantan pemain Juve) berpikiran kami meremehkan Galatasaray,” ucap Giorgio Chiellini.
“Itu tak benar. Galatasaray layak mendapat segala respek (dari kami). Sekarang kami fokus ke Liga Europa, turnamen bagus lainnya,” lanjut deputi kapten I Bianconeri.