Verifikasi Klub Liga

Pro Duta Tantang PSSI

Kamis, 12 Desember 2013 23:19 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Pro Duta akan ke PSSI pada 17 Desember 2013. Wahyu Wahab selaku CEO Pro Duta, menyatakan manajemen akan mati-matian membela klub yang musim lalu bermain di Liga Primer Indonesia (LPI).

"Kami akan berjuang membela tim, meski endingnya tetap kalah. Kami akan berusaha membela nama klub," kata Wahyu Wahab, Kamis (12/12/13).

Sebelum berangkat ke PSSI, Wahyu mengakui sudah mengetahui hasil akhirnya, yaitu Pro Duta tetap akan kalah dalam verifikasi dan tidak bisa bermain kasta tertinggi liga Indonesia 2014.

“Banding tidak akan mengubah apapun. Keputusan sudah dibuat dan tidak bisa diubah, meski kami beri data tambahan. Kalau menang banding, kami hanya akan tampil di divisi utama," tegas Wahyu.

Masalahnya, menurut Wahyu, apakah PSSI tetap mengizinkan klub LPI bermain di divisi utama 2014, setelah PSSI tidak mengakui kompetisi LPI.

"Selain itu, jangan-jangan divisi utama juga dimusnahkan. Kalau sudah begini mau bagaimana lagi. Kami pasrah karena menurut saya memang sudah direncanakan agar klub LPI dimusnahkan,” ungkap Wahyu.

Sebelum mendatangi PSSI, Pro Duta meminta PSSI bersikap transparan soal verifikasi klub yang memutuskan Pro Duta tidak layak menjadi peserta liga Indonesia 2014.

Wahyu mengklaim Pro Duta memenuhi dua barometer baku verifikasi, yakni finansial dan infrastruktur. Pro Duta lebih layak daripada Persiba Bantul yang menunggak gaji pemain, namun lolos verifikasi.

"Kami akan mempertanyakan apa sebenarnya kekurangan kami. Kami layak dari aspek teknis dan nonteknis. Kalau diperhatikan, Pro Duta lebih layak dibandingkan klub LPI lain yang lolos," tegas Wahyu.