Bambang Nurdiansyah mengkritik peforma lini depan Indonesia yang sangat minim dalam mencetak gol. Dari dua pertandingan, Indonesia hanya mampu membuat dua gol.
“Materi pemain lini depan kita tidak ada pemain yang bertipe “Predator”. Semuanya hampir pelari yang mengandalkan kecepatan saja,” ucap Bambang kepada INDOSPORT.
”Lihat saja Andik Vermansah dan Yohanes Pahabol yang hanya mengandalkan kecepatannya. Tenaga hanya untuk berlari, pas di depan gawang tenaga mereka habis,” lanjut Bambang.
Pria yang kini berusia 54 tahun itu mengatakan bahwa sekarang sudah zamannya sepakbola modern yang kolektifitas tim menjadi hal utamanya.
“Saat ini sudah zamannya sepakbola modern. Jadi semua pemain harus saling mendukung, baik dalam segi menyerang maupun bertahan,” tutup Bambang.