Abu Bakar Sillah sudah pasti pergi dari Persisam Putra Samarinda (Pusam). Lini belakang Pesut Mahakam lowong setelah Sillah pergi.
Jumat (13/12/13), celah di pertahanan Pusam teratasi setelah manajemen kemungkinan mendatangkan ex bek Persita Tangerang, Rio Ramadhika. Pusam akan menguji kemampuan Rio pada Sabtu 14 Desember 2013.
“Musim lalu saya dengar dia bermain hampir di semua pertandingan. Catatan itu jadi salah satu dasar kami mendatangkannya. Mudah-mudahan kemampuannya tak mengecewakan,” ujar Manajer Agus Setiawan.
Rio mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih, baik saat Elly Idris atau Giman Nurjaman yang menakhodai Persita Tangerang.
Rio tercatat tampil sepanjang 27 pertandingan, dengan 24 di antaranya sebagai pemain inti. Total pria berusia 24 tahun itu tampil selama 2.013 menit.
Manajemen Pusam berharap banyak bisa menduetkan Rio dengan Kapten M Roby. “Kalau ada pemain lokal, kita akan maksimalkan pemain lokal saja,” tegas Coeng, sapaan akrab Agus Setiawan, kepada Sapos.
“Dalam tim sekarang memang ada dua pemain di posisi tersebut, tapi paling tidak kita butuh seorang pemain matang untuk menemani Roby,” sambung dia lagi.
“Ini bukan berarti saya katakan dua pemain kita belum matang, tapi musim depan perjalanan kompetisi akan lebih panjang,” beber Coeng kemudian.
Musim lalu, Pusam punya dua stopper muda, yakni Wahyu “Undul” Kristianto dan Mari Siswanto. Undul punya jam terbang lebih banyak dibandingkan Siswanto.
Undul total bermain dalam 16 pertandingan atau selama 1.230 menit, sementara Siswanto berlaga dalam 3 partai dengan durasi hanya 270 menit.
“Yang jelas pelatih (Mundari Karya) sudah membahas masalah kekuatan tim musim depan. Kalau kita menggunakan pemain lokal semua di pertahanan, pelatih berencana lain untuk pemain asing tambahan,” sebut Coeng.