Ganjar Nugraha mengatakan bahwa pembentukan klub profesional tersebut bertujuan hanya sebagai wadah para pemain yang ada di klub anggota PSSI kota Bandung.
Dengan begitu, Ganjar memastikan pembentukan tersebut bukan untuk menjadi pesaing tim Persib Bandung melainkan hanya sebagai wadah pemain talenta di 36 klub anggota PSSI kota Bandung.
"Pembentukan klub tersebut bukan untuk menyaingi tim Persib yang sudah ada, tapi sebagai wadah pemain-pemain talenta yang ada di 36 klub anggota PSSI kota Bandung saat ini," jelas Ganjar.
Lebih lanjut, Ganjar menilai tim Persib Bandung saat ini masih menggunakan pemain lokal luar daerah dengan tidak memaksimalkan pemain binaan dari klub anggota PSSI Kota Bandung yang ada.
Menurut Ganjar, dengan menargetkan untuk menjadi juara di Liga Super Indonesia (LSI), maka Persib lebih memilih merekrut pemain yang sudah jadi dari pada pemain binaan daerahnya sendiri.
"Lihat saja sekarang ada gak pemain hasil binaan asal klub anggota PSSI di Bandung?," tanya Ganjar.
Dengan hal itu, maka Ganjar memastikan tidak akan menggunakan nama Persib untuk klub profesional tersebut.
"Yang pasti namanya tidak mendekati kepada nama tim Persib. Seperti dulu Persib 1933, kalau itu kesannya seperti mau menyaingi tim Persib yang sudah ada,” ujar Ganjar.
Kita hanya ingin murni mewadahi para atlet sepak bola yang berpotensi yang ada di klub-klub anggota PSSI," tutup Ganjar.