Ketum PSSI, Djohar Arifin, dan Pelatih Indra Sjafri mendampingi para pemain Indonesia U-19 saat berkunjung ke Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang, Selasa 17 Desember 2013.
Hasil pantauan INDOSPORT, Rabu (18/12/13), mereka mendapatkan sambutan langsung dari Komandan Lanud, Marsma TNI Gutomo, S.IP., plus Kadispers dan Kasi Binjas di Museum Alb. Sulaksono.
Komandan Gutomo gembira dengan kedatangan tim U-19 . Gutomo berpesan agar para pemain Timnas U-19 selalu menjaga kekompakan dalam segala situasi, terutama di saat bertanding.
Menurut Gutomo, kekompakan itu merupakan kunci utama dalam suatu tim, untuk memunculkan kekuatan maximal dan melesatkan daya gempur terhadap lawan yang alot.
Setelah berkunjung ke museum, squad U-19 menuju Skadron Teknik (Skatek) 022 untuk menyaksikan koleksi pesawat di Lanud Abdul Rahman Saleh.
Di Skatek 022, tim berjuluk Garuda Jaya itu mendapatkan informasi baru tentang perawatan pesawat militer di Abdul Rahman Saleh.
Selanjutnya, tim Indonesia U-19 menuju ke Skadron Udara 21, untuk menyaksikan pesawat tempur Super Tucano. Foto bersama dengan latar Super Tucano berlangsung setelah Perwira Skadron 21 menuturkan sejarah pesawat itui .
Timnas pun berkumpul di Stadion Dirgantara Abdul Rahman Saleh, untuk mengikuti pelatihan Peraturan Militer Dasar (Permildas), dengan bimbingan anggota Batalyon Komando 464 Paskhas.
Dari Permildas mereka mendapatkan pelajaran langsung tentang pelajaran baris berbaris (PBB) dengan gerakan bersenjata dan maupun tanpa senjata, termasuk gerakan bersenjata perorangan berjalan atau berlari.
Selain PBB, di tim U-19 mendapatkan gemblengan fisik dan mental di outbond dan juga psycho-game di bawah arahan anggota binjas dan psikologi. Sudah memasuki bulan kedua tim U-19 melakukan pelatnas di Batu, Malang.