Mendapat tambahan tiga poin atas keberhasilan menekuk PSM membawa langkah Persela berlanjut ke semifinal Piala Gubernur Jatim 2013 dari grup C
Begitu wasti membunyikan peluit perdana, Persela langsung mengancam PSM. Bola tendangan Zainal Arif masih membentur mistar gawang PSM di bawah pengawalan kiper Markus Horison.
Dukungan penuh LA Mania, suporter Persela, yang memadati stadion membuat serangan seolah tidak berhenti. Pemain PSM terpaksa melakukan pelanggaran beberapa meter di luar kotak penalti.
Akibat pelanggaran pada menit 26, Persela mendapat hadiah tendangan bebas. Arif yang menjadi eksekutor melepas sepakan yang membuat bola menembus pojok gawang PSM.
PSM tidak menyerah begitu saja. Sodoran striker gaek Budi Sudarsono pada menit 31 nyaris menyamakan kedudukan. Beruntung gawang Persela masih aman di bawah penjagaan kiper Khoirul Huda.
Di babak kedua, tensi memanas. Kedua tim jual-beli serangan. Sayang hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit tanda laga usai tidak terjadi tambahan gol.
Kemenangan membuat Persela mengumpulkan poin empat, sama dengan Persegres Gresik United. Begitu juga agregat kedua tim bertetangga sama-sama 3-2.
Humas Panpel Piala Gubernur Jatim 2013 Rahmad Adi Kurniawan menyatakan masih akan membahas penentuan klub yang berhak menyandang status juara Grup C.
Persela maupun Persegres berhak melaju ke semifinal menyusul Persebaya (juara Grup A) dan Arema Cronus (juara grup B) yang sukses membenamkan Persik 3-0 di Stadion Kanjuruhan.
Pelatih PSM Jorg Peter Steinebrunner mengakui persiapan yang minim menjadi biang keladi kekalahan kedua kali di fase grup.
“Faktor persiapan kami kurang sehingga anak-anak tidak bisa bermain maksimal. Selamat untuk Persela yang memang lebih pantas lolos,” ucap Jorg asal Jerman.
Eduard Tjong yang baru beberapa pekan menjabat pelatih di Persela mengaku puas dengan hasil ini. Setidaknya target untuk lolos dari fase grup berhasil dalam genggaman.
“Langkah kami kian dekat dengan final ketiga beruntun. Pembenahan wajib dilakukan, terutama fisik pemain yang terlihat drop di babak kedua. Lawan berat sudah menunggu di semifinal,” jelas Eduard Tjong.