Ia juga menjelaskan alasan mengapa Panitia Pelaksana (Panpel) membuat dua pot undian, yakni pot A untuk Persebaya, dan pot B untuk Arema Cronus.
“Hal ini untuk menghindari kemungkinan larangan dari pihak keamanan. Jadi bukan pesanan dari pihak mana pun,” terang ia.
“Nanti, jika sekali lagi kedua tim (Persebaya dan Arema-red) itu memang lolos ke final, baru kami bahas dengan pihak-pihak terkait agar bisa terselenggara,” tegas Amir.
Rivalitas Persebaya dengan Arema Cronus selama ini kerap berujung bentrok antar kedua suporter, Bonek dan Aremania. Setiap laga yang mempertemukan kedua tim, kerap berlangsung sengit.