Bermain di hadapan ribuan pendukung fanatiknya, Javier Zanetti dan kawan-kawan mengambil inisiatif serangan sejak menit awal babak pertama. Namun beberapa peluang gagal berbuah gol.
Rodrigo Palacio melepaskan sepakan spekulatif pertama pada menit 7, tapi kiper Milan, Christian Abbiati berhasil mengantisipasinya.
Tak berselang lama, giliran Milan yang melakukan serangan ke jantung pertahanan Internazionale. Mario Balotelli melakukan tendangan voli dari dalam kotak penalty, namun sepakannya melambung.
Beberapa kali kedua tim tampak melakukan jual beli serangan. Namun penyelesaian akhir dari kedua tim tidak ada yang berbuah gol. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Milan mulai meningkatkan ritme serangan. Balotelli melakukan tendangan bebas untuk memecah kebuntuan gol. Namun sepakannya melenceng dari gawang Samir Handanovic.
Memasuki menit 86, Beneamata memecah kebuntuan melalui aksi Palacio. Penyerang asal Argentina itu mencetak gol meneruskan umpan datar Fredy Guarin dengan tumitnya.
Palacio kembali mendapat peluang menambah keunggulan Internazionale di masa injury time, namun tendangannya melambung di atas gawang Abbiati.
Tensi permainan keras berujung keributan di penghujung pertandingan. Berawal dari pelanggaran terhadap Kaka, Suley Muntarai mengkasari Muzmanovic, wasit mengganjar Muntari kartu merah.
Hingga pluit tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan tercipta, skor 1-0 bertahan.
Kemenangan ini memperbaiki peringkat tim ‘Biru-Hitam’ ke urutan kelima klasemen sementara Liga Italia, dengan 31 poin dari 17 pertandingan. Milan tertinggal di posisi ke-13, dengan 19 poin.
Susunan Pemain
Internazionale: Handanovic, Campagnaro, Rolando, Juan Jesus, Jonathan, Taider, Cambiasso, Zanetti, Nagatomo, Guarin, Palacio
AC Milan: Abbiati, De Sciglio, Bonera, Zapata, Constant, Poli, De Jong, Muntari, Saponara, Kaka, Balotelli.