Dia enggan membeberkan formasi apa yang ia terapkan nanti. Namun dia telah mengintruksikan Ambrizal dkk bermain lepas tanpa beban, dan langsung menyerang.
“Yang pasti, kami harus langsung menyerang pertahanan lawan dan mencetak gol," ucap Tony Ho.
Tony menyatakan, meskipun banyak yang mengunggulkan Arema, namun situasi Persebaya saat ini sudah berubah.
“Situasi dulu dan sekarang berbeda, karena kekuatan masing-masing tim telah berubah," jelas dia.
Pada turnamen ini, kedua tim pernah bertemu di babak penyisihan Piala Gubernur edisi 2012 lalu. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Persebaya bertekuk lutut dengan skor tipis 0-1 dari Arema.
Pelatih Cronus Arema, Suhartono mengaku tak gentar meski bermain di kandang Persebaya. Dia janji permainan akan berjalan menarik, Arema akan bermain lepas dan menyerang.
“Asalkan pertandingan fair dan tidak ada kecurangan. Arema siap tak takut tanding di Surabaya,” tegas Suhartono.
Untuk informasi, sebelum pertandingan final ini akhirnya berlangsung di Surabaya, terjadi tarik ulur antara kedua kesebelasan saling ngotot ingin jadi tuan rumah.
Perkiraan Pemain
Arema Cronus (4-4-2)
Ahmad Kurniawan: Benny Wahyudi, Munhar, Victor Igbonefo, Johan Alfarizi; Sunarto, Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi, Samsul Arif; Beto Goncalves, Christian Gonzales
Pelatih: Suharno
Persebaya (4-2-3-1)
Jendry Pitoy; Hasyim Kipuw, Ambrizal, Vava Mario, Novri Setiawan; Akbar Rasyid, Patrice Nzekou;M Ilham, Greg Nwokolo, Ari Prihatna; Emmanuel 'Pacho' Kenmogne
Pelatih: Tony Ho