Piala Gubernur Jatim 2013 memasuki partai puncak. Penyelenggara memutuskan Surabaya menjadi rumah. Berarti polemik terkait penetapan tempat final, karena Arema juga mau jadi tuan tumah, selesai.
Namun demikian, pertandingan di Stadion Bumimoro, Akedemi Angkatan Laut (AAL) Surabaya tanpa ada penonton. Kebijakan ini untuk mengurangi risiko terjadinya kerusuhan.
Arema Malang mengaku siap meskipun bertandang ke kandang Bajul Ijo --julukan Persebaya--. Media officer Arema, Sudarmaji, menegaskan Singo Edan—julukan Arema-- bukan tim penakut.
Sudarmadji menyatakan, Arema sebelumnya menolak pertandingan di Surabaya, karena penyelenggara tidak konsisten dari penetapan, yang sudah menunjuk Malang menjadi tuan rumah.
"Kami menolak karena tidak konsisten, tetapi Arema bukan tim penakut dan selalu menjunjung tinggi sportifitas, maka bismillah kami putuskan tetap ke Surabaya," tegas Sudarmaji menegaskan.
Prinsipnya, lanjut Sudarmadji, dimanapun pertandingan final Piala Gubernur Jatim 2013 terlaksana, Arema selalu siap asalkan sportif, fair dan aman.
Final Piala Gubernur 2013 akan mempertemukan Arema Cronus Indonesia dengan Persebaya Surabaya. Arema lolos ke babak final setelah mengandaskan Persegres di babak semifinal dengan skor 4-2,
Sedangkan Persebaya mengalahkan Persela dengan skor 1-0.