Perhelatan Trofeo Persija tak hanya menghadirkan para suporter dari masing-masing tim yang bertanding. Beberapa pedagang souvenir juga banyak yang menjajakan dagangannya.
Tampak di sekitaran kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, para pedagang souvenir klub yang bertanding. Berbagai pernak-pernik atribut klub peserta mereka jajakan.
Satu di antara mereka adalah Ais. Pria asal Kwitang, Jakarta Pusat ini menjajakan berbagai jenis souvenir, seperti baju, jaket, syal, topi, dan lain-lain. Harganya bervariasi, yakni kisaran Rp 15 ribu-Rp 85 ribu.
“Harga sih variatif dan terjangkau lah. Jaket 85 ribu (rupiah), bisa kurang sedikit,” kata Ais kepada INDOSPORT.
“Jersey 45 ribu, paling murah gelang, 10 ribu,” tambah pria berperawakan kurus ini.
Ais mengaku bersyukur ada perhelatan Trofeo Persija kali ini. Turnamen tersebut cukup membantu pendapatannya, sambung Ais, mengingat perhelatan Liga Super Indonesia belum bergulir.
“Alhamdulillah sih, kita biasa dagang pas liga dan ada pertandingan di sini (SUGBK). Tapi sekarang lumayan lah, dua hari jadi ada pemasukan,” beber Ais.