Pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo, mengaku tetap puas meskipun Persija gagal mempertahankan Trofeo Persija untuk kali ketiga. Tim Macan Kemayoran kalah agregat gol dengan Arema Cronus.
"Saya tetap puas dengan penampilan para pemain mengingat persiapan kami sangat singkat untuk turnamen ini," kata Bendol, sapaan akrab dia.
Dari hasil evaluasi, pelatih yang meroket saat membawa Arema Malang juara Copa Dji Sam Soe 2005, mengisyaratkan butuh pemain baru, terutama di lini depan.
"Kami masih butuh pemain baru terutama penyerang.”
Permasalahannya, ucap Bendol, saat ini sulit mencari pemain lokal berkualitas. Sebagai alternatif Bendol sedang pemain asing yang mampu menjadi tukang gedor tim kebanggaan warga Jakarta ini.
“Masalahnya, saat ini kian sulit dapatkan pemain lokal berkualitas."
Pada Trofeo Persija 2013 kemarin, Bendol sempat menjajal Shaka Bangura, penyerang asal Sierra Leone, Afrika Barat. Namun Bendol kurang puas karena sang pemain bertipikal pengumpan, bukan goal-getter.
"Bangura cukup menjanjikan, tapi yang saya butuhkan goal-getter (striker murni). Ia (Bangura) bertipikal pemberi asisst (pengumpan). Kami masih pertimbangkan apakah Bangura akan bergabung atau tidak," jelas dia.
Saat ini Persija sudah punya dua asing, yakni Fabiano Beltrame yang berasal dari Brasil dan Rohit Chand dari Nepal.