Ambil bagian di Inter Island Cup 2014, Persija tergabung di Grup Jawa II yang bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, 10-16 Januari 2014.
Sebelum turun di Inter Island Cup, Persija menjalani uji coba terakhir saat meraih kemenangan 5-3 atas Liberia Selection di Lapangan POR Sawangan, Depok, Jawa Barat, Senin (06/01/14).
“Hasil belum sesuai keinginan. Apalagi di lini belakang. Masih banyak miskomunikasi yang harus segera diperbaiki. Semoga di IIC bisa lebih baik," kata Benny Dolo di Sawangan.
Bendol menilai ketidakmaksimalan performa Macan Kemayoran Persija akibat beberapa hal, seperti persiapan yang mepet hingga kebutuhan pemain asing.
Kondisi makin tidak kondusif dengan kemelut yang terjadi antara manajemen Macan Kemayoran dengan mantan pemain pada musim lalu.
“Banyaknya pemain baru juga berpengaruh, seperti Rohit Chan. Dia belum dalam kondisi terbaik, baru sekitar 70 persen. Kami berharap kemampuan dia bisa secepatnya kembali,” kata Bendol.
Keberadaan Rohit membuat lini tengah Persija lebih solid. Kombinasi dengan pemain baru, seperti Egi Melgiansyah serta Amarzukih maupun Ferry Komul, membuat Bendol mempunyai banyak pilihan.
Demi tim yang lebih solid, Bendol terus menyeleksi beberapa pemain, terutama pemain asing. Nama Mario Costas terpilih untuk mengisi posisi striker sepeninggal Emmanuel Kenmogne yang hijrah ke Persebaya.
"Costas sudah oke. Tinggal tanda tangan kontrak saja. Kemungkinan besok, Selasa (07/01)," kata Ketua Umum Persija Ferry Paulus.
“Kita butuh striker pembunuh. Costas sudah tidak diragukan lagi. Meski baru tiga hari bergabung latihan, dia telah menunjukkan naluri mencetak golnya,” kata Ferry.
Meski telah menjalin kesepakatan dengan Mario Costas, Ferry bungkam soal besar nilai kontrak mantan pemain PSMS Medan dalam satu tahun ke depan.
Sebelum Mario Costas, Persija sudah mengikat dua pemain asing, yaitu Fabiano Beltrame dan Rohit Chan. Persija masih menunggu Pierre Boya asal Kamerun.