Inter Island Cup 2014

Persija Imbang Lagi

Sabtu, 11 Januari 2014 19:08 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Kedudukan akhir 1-1 cukup menghibur bagi Persija karena harus melawan Persepam dengan 10 pemain di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sebelum melawan Persepam, Persija juga menerima hasil akhir 1-1 saat melawan Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (10/01/14).

Persija kehilangan Fabiano Lopez pada menit ke-72 setelah wasit Ahmad Suparman mengganjar kapten tim berjuluk Macan Kemayoran karena menendang kaki Issack Djober dengan keras.

Persija unggul terlebih dahulu pada menit ke-58 setelah Mario Costas memaksimalkan bola rebound dari tendangan penalti yang sempat mental dari aksi kiper Persepam Syaifuddin.

Gol balasan Persepam yang mengoyak jala gawang Persija di bawah penjagaan Andry Tani berasal dari Silvio Escobar pada menit 70 usai menuntaskan kesalahan pemain belakang Persija.

Kedua tim saling serang dan menekan. Lini pertahanan kedua tim yang kokoh tak memberi kesempatan lawan untuk menerobosnya. 45 menit pertama berakhir skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim tak menurunkan tensi. Serangan intensif yang gencar dari kubu Persija membuahkan tendangan penalti setelah Fachruddin mengganjal Fabiano di kotak terlarang.

Tendangan Mario Costas sebagai eksekutor gagal membobol gawang Syaifuddin. Beruntung Mario mampu memanfaatkan bola rebound menjadi gol pertama. Skor 1-0 untuk Persija.

Tak mau kalah, Persepam menggencarkan serangan ke. Kelengahan Fabiano Lopez berbuah manis dengan keberhasilan Silvio Escobar menjebol gawang Andry Tani pada menit 70, skor 1-1.

Dua menit kemudian, Fabiano terkena kartu merah dari wasit karena menendang kaki Issack Djober. Kehilangan satu pemain tidak mengendurkan serangan Persija. Kedudukan tetap 1-1 hingga duel berakhir.

“Saya yakin tim yang mengikuti IIC ini mencoba-coba pemain. Kami mencoba sedikit mengubah gaya permainan yang hasilnya tidak maksimal,” kata asisten pelatih Persija Blitz Tarigan usai duel.

“Ujian sesungguhnya nanti ketika lawan Arema di laga terakhir. Tapi hasil evaluasi sudah kita kantongi sebelum terjun di kompetisi ISL. Adaptasi pemain muda dan baru yang perlu perlu kami tingkatkan.”

Meski hanya merebut satu poin dari hasil imbang, Pelatih Persepam Daniel Roekito sudah cukup puas berdasarkan materi pemain dan persiapan yang mepet.

“Uji coba ini merupakan pertandingan terbaik. Persiapan kami masih kurang. Dari uji coba ini menjadi evaluasi ke depan. Passing-passing tajam di setiap lini belum kelihatan, itu yang menjadi PR,” kata Daniel.