Pelatih Persebaya Surabaya, Rahmad “RD” Darmawan, membuka kesempatan Emmanuel “Pacho” Kenmogne turun dalam laga penentuan Zone Jawa 3 Inter Island Cup 2014 di Stadion Brawijaya, Kediri.
Rabu 15 Januari 2014, Bajul Ijo akan menantang tuan rumah Persik Kediri. Kedua tim sama-sama memenangi dua laga sebelumnya.
“Saya sudah konsultasi dengan dokter tim dan dikatakan cedera Kenmogme sudah membaik. Menu latihan khusus pun dijalani dengan baik,” tegas RD, Selasa (14/01/14) sore.
Dari empat legiun asing Bajul Ijo, hanya Pacho yang belum turun gelanggang. Ex striker Persija Jakarta itu harus menepi akibat cedera.
RD tak memungkiri partai terakhir melawan Persik bakal menentukan nasib armada Persebaya ke babak delapan besar.
Persebaya hanya butuh hasil imbang untuk memuncaki klasemen dan memastikan tiket ke fase berikutnya. Sementara Persik yang wajib menang karena produktivitas gol mereka masih kalah dari Persebaya.
Agresivitas gol Persik saat ini adalah 4 berbanding 2, positif dua gol. Sementara Persebaya sukses mengepak lima gol dan baru kebobolan satu.
“Tujuan saya di ISL, bukan Inter Island. Jadi, kalau Kenmogme diturunkan bukan sekadar untuk rotasi. Saya juga butuh organisasi permainan bisa dijalankan oleh semua pemain,” timpal RD.
“Apalagi, dia merupakan pilar utama di kompetisi reguler. Selain itu, tekanan besar lawan Persik nanti justru jadi keuntungan kami untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya,” tutup pria kelahiran Lampung itu.
Di IIC 2014, Pacho merupakan satu-satunya legiun asing Persebaya yang belum pernah turun setelah terbelit cedera beberapa hari jelang qualifikasi IIC.
Bomber Kamerun seharga Rp1,4 miliar itu merupakan andalan utama RD, untuk urusan menjebol gawang lawan. Pacho harus membuktikan kemampuan sebenarnya, setelah Agu Casmir plus Greg Nwokolo sudah sama-sama menuai 2 gol.