Dalam tiga laga bersama Putra Samarinda, Jean Paul Boumsong gagal mencetak satu gol pun. Manajemen Pusam menilai Boumsong gagal membuktikan kualitasnya.
"Setelah melakukan evaluasi selama masa persiapan sampai selesainya IIC, manajemen mengambil keputusan untuk mencoret Boumsong,” ujar direktur olahraga Pusam, Dhimas Raditya.
“Alasannya dia tidak bisa berkembang dalam tim dan rentan cedera. Apa boleh buat, sejujurnya berat buat kami, tapi keputusan harus diambil demi kebaikan tim ini.”
“Boumsong selama bersama kami sejak awal pembentukan tim tidak seperti yang kami harapkan," tambah Dhimas di ligaindonesia.co.id.
Boumsong datang ke Samarinda dengan status sebagai pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik Divisi Utama. Dia mengantarkan Persebaya promosi ke Liga Super Indonesia 2014.
Pelatih Pusam, Mundari Karya, setuju untuk tak lagi memakai Boumsong. “Harapan kami striker bisa menyatu dan bermain kolektif dengan pemain muda.”
“Dari tiga laga di turnamen kemarin, tidak satupun Boumsong cetak gol. Menurut tim pelatih, dia kurang klop dengan pemain muda,” ungkap Mundari.
Sebagai pengganti Boumsong, manajemen Pusam akan mendatangkan striker asal Uzbekistan, Pavel Pavlovic Solomin. Striker yang pernah membela Pusam pada 2009 hingga 2011.