Chelsea Soccer School Indonesia

Si Kurus Jadi Pelatih

Sabtu, 18 Januari 2014 15:02 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Meski sempat menemui kesulitan melatih anak-anak burusia 6-12 tahun, Kurniawan Dwi Yulianto menganggapnya sebagai tantangan.

Kurus, sapaan akrab Kurniawan, menungkap kenikmatan saat melatih anak-anak. Dia akan bangga bila anak didiknya nanti menjadi pesepakbola yang hebat.

"Mereka ini memorinya kosong tak punya apa-apa. Jadi tantangan sendiri buat kita. Karena kita ingin mengajarkan hal yang benar," ungkap Kurniawan.

"Mungkin 10-15 tahun ke depan jika mereka berhasil adalah suatu kebanggan buat kita," sambung ia.

Kurniawan bergabung dengan Chelsea School Soccer setelah mendapat ajakn temannya, pelatih Chelsea Soccer School Singapura, untuk bergabung menjadi staf pelatih di Jakarta.

"Saya kenal lama dengan teman yang punya sekolah di Singapura. Kita bersahabatan sejak 1993, terus kita komunikasi.  Dia beritahu mau buka di Indonesia,” cerita Kurniawan.

“Dia membicarakan metodenya, jadi saya tertarik," kata Kurniawan lagi. "Jadi di Chelsea ini yang mau jadi pelatih sekolah sepakbola jalani kursus.”

Kurniawan berharap akan lahir pemain berkualitas yang dapat mengharumkan nama Indonesia dari Chelsea Soccer School. "Yang pasti ingin banyak pemain nasional yang lahir di sini.”