Lancine Kone jadi bintang lapangan setelah memborong lima gol dan mengantarkan Sriwijaya FC menghancurkan Perseru Serui 8-0 dalam laga 8 besar Inter Island Cup 2014 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (19/01/14).
Kone menuai gol pertama pada menit kedua. Ex striker Persisam Putra Samarinda itu mengkreasi gol itu dengan indah, melalui sepakan dari sudut kiri pertahanan Perseru. Bola mulus melesak ke kanan gawang lawan.
Kone menuai gol keduanya pada menit ke-22. Tiga pemain Perseru dia lewati, sebelum melejitkan bola datar dengan kaki kiri, ke sudut tiang jauh jala lawan.
Tak berapa lama, Kone menggenapkan hat-trick, dengan tembakan dari jarak 25 meter. Bola yang setengah mendatar, melejit ke kanan gawang kawalan Galih Firmansyah. Saat jeda, SFC unggul 3-0.
Laskar Wong Kito masih tak mengendorkan serangan pada paruh kedua. Baru empat menit berjalan, Kone menggenapkan raihan empat golnya, melalui sepakan penalti.
Pada menit ke-69, Sriwijaya menambah pundi-pundi gol kemenangan, setelah Anis Nabar melesatkan bola ke pojok bawah kanan jala Perseru.
Kone kembali beraksi pada menit ke-74. Gelandang serang berpaspor Côte d’Ivoire melesakkan sepakan bebas dengan kaki kiri. Bola gagal terantisipasi Galih Firmansyah. SFC unggul enam gol tanpa balas.
Dua menit kemudian, Anis Nabar sukses menuai gol kedua dan jadi suntingan ketujuh Sriwijaya. Dia memaximalkan sundulan Rizsky Dwi Ramadhana, menyambut umpan tarik Diogo Santos Rangel.
Sriwijaya memastikan keunggulan 8-0, setelah Diogo Santos mengelabui Galih Firmansyah dengan tembakan lob dari sayap kanan. Skor bermargin besar itu bertahan hingga peluit panjang.
Sriwijaya sukses membayar kekalahan 1-4 dari Barito Putera dalam laga perdana 8 besar, Sabtu 18 Januari 2014. Tim kebanggaan Sumatera Selatan itu kini mengumpulkan tiga poin dari dua laga.
Laskar Wong Kito sementara bertahan di papan ketiga, di bawah Arema Cronus Indonesia dan Barito yang sama-sama menuai empat angka.
Di lain pihak, Perseru arahan Roby Maruanaya harus tersisih dari 8 besar IIC 2014, setelah terkubur sebagai juru kunci Grup A, tanpa satu poin pun dalam dua pertandingan.