Direktur Utama BPD Papua, Johan Kafiar mengatakan bahwa kerjasama dengan Persipura Jayapura sudah berlangsung lama.
"Dan sebagai bentuk apresiasi bank Papua kepada Persipura tahun ini kami menaikkan dukungan dana dari Rp4 miliar musim lalu, menjadi Rp6 miliar musim ini," kata Johan Kafiar.
Selain menaikkan dana dukungan kepada Persipura Jayapura, Johan sampaikan, pihaknya juga menerbitkan kartu ATM bagi pemain dan masyarakat umum.
"Kami juga menerbitkan kartu Persipura yang identik dengan ATM, bisa digunakan dimana saja diseluruh Indonesia," ujar Johan.
Johan menambahkan, kartu ATM tersebut juga sebagai debit card yang bekerjasama dengan visa agar penggunaannya di luar negeri.
"Persipura akan berlaga ke luar negeri. Jadi kami pikir sudah seharusnya mengeluarkan produk ini untuk mengantisipasi keperluan tim saat bermain di luar negeri, jelas Johan.
“Seperti Malaysia, Singapura atau Cina, dimanapun mereka bisa menggunakan kartu tersebut dengan logo visa," lanjut Johan.
Sementara itu, Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano menyatakan bangga dan bersyukur atas dukungan dana dari Bank Papua kepada Boas Salossa dan kawan-kawan.
"Bank Papua sudah memberikan kontribusi yang begitu besar buat kemajuan Persipura selama berkompetisi di ISL dan juga AFC,” ujar Benhur.
“Dan dari tahun ke tahun Bank Papua memberikan dana yang selalu meningkat, tahun ini Persipura dapat dukungan dana Rp6 milyar," sambung Benhur Tommy.
Untuk memperkenalkan Bank Papua ke publik, kata Benhur Tommy Mano, kaos Persipura tercantum logo bank Papua.
"Termasuk manajemen Persipura membayar gaji pemain lewat bank Papua," ujar Benhur.
Benhur Tommy Mano berharap dengan adanya dukungan positif dari Bank Papua, pihak lainnya bisa memberikan dukungan yang sama juga.
"Agar Persipura bisa mencetak prestasi yang lebih baik lagi di LSI dan AFC," pungkas Benhur Tommy Mano.