Joko Driyono mengatakan, untuk mengantisipasi aksi rasis oleh para oknum dalam pertandingan ISL (Indonesia Super League) 2014, PSSI akan menindak tegas para pelaku di Senayan, Jakarta.
Hal tersebut untuk mengantisipasi berbagai tindak aksi rasis yang dari suporter ketika pertandingan berlangsung.
"Kami berkonsentrasi kepada tingkah laku buruk suporter. Kami akan menindak tegas apabila ada bom asap, kembang api," kata Joko.
"Kami meminta supaya suporter bersikap tertib saat berada di dalam dan luar lapangan," lanjut Joko Driyono.
Joko menjelaskan, PSSI akan memberi tindakan dan melaporkan kepada Komisi Disiplin pada oknum suporter yang bertindak rasis dan anarki.
"Kalau kita lakukan pengamatan banyak teman klub atau fans menyalakan kembang api untuk kesenangan dan seremoni," tutur Joko Driyono.
"Tetapi, kita pahami ini berdampak resiko pengamanan," tutup CEO PT LIGA Indonesia tersebut.