Gol Emmanuel Kenmogne dari titik putih membawa Persebaya meraih kemenangan tipis saat menjamu Mitra Kutai Kartanegara (Kukar). ‘Bajul Ijo’ raih poin penuh di laga perdana ISL 2014.
Persebaya langsung menekan di awal laga. Rekrutan baru Persebaya, Emmanuel 'Pacho' Kenmogne langsung melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun sepakannya melenceng tipis.
Pacho tampil gemilang, sukses memanfaatkan umpan silang Greg Nwokolo, dengan mudah Pacho ceploskan bola ke gawang Joyce Sorongan di menit 16, tuan rumah Persebaya unggul 1-0.
Mendapat tekanan, Mitra Kukar langsung merespon, hanya selisih 3 menit kemudian Erick Weeks mampu memperdaya Ferry Rotinsulu, skor imbang 1-1.
Persebaya nyaris unggul pada menit 36. bila saja pemain belakang Mitra Kukar, Park Chul-Hyung tak melakukan penyelamatan dengan membuang bola yang nyaris masuk usai Greg Nwokolo lewati Sorongan.
Kemudian kedua tim tampil lebih hati-hati dengan bergantian lakukan serangan. Skor imbang berakhir di babak pertama.
Persebaya langsung tancap gas pada babak 2. Greg yang mendapat umpan dari Leo Saputra men-chip bola, lewati Sorongan, namun Park kembali jadi penyelamat sebelum bola lewati garis gawang.
Kemenangan Persebaya lahir dari titik pinalti setelah Zulkifly Syukur melanggar Alfin Tuasalamony di kota pinalti,wasit langsung menunjuk titik putih di menit 68.
Emmanuel Kenmogne sukses menyelesaikan eksekusi penalti dan membawa Persebaya unggul 2-1 atas Mitra Kukar.
Jelang laga berakhir, terjadi keributan dari beberapa pemain setelah wasit yang tidak memberikan hadiah penalti kepada Mitra Kukar di menit ke-93.
Pemain Persebaya Ambrizal tampak melakukan handball di kotak terlarang. Insiden itu membuat kericuhan akibat protes dari para pemain Mitra Kukar.
Namun wasit tetap pada keputusannya sampai akhirnya meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Persebaya meraih kemenangan dengan skor 2-1.