Ismed menilai buku tersebut dapat memotivasi generasi muda Indonesia, khususnya para pesepakbola muda Tanah Air.
“Secara positif peluncuran buku coach Indra Sjafrie, ia ingin menjelaskan apa yang ia punya serta proses yang ia jalanin,” terang Ismed kepada INDOSPORT, Minggu (02/02/14) malam.
“Ia bisa memotivasi anak-anak muda khususnya pemain muda di Indonesia,” kata ia menambahkan.
Meski belum pernah merasakan gaya kepelatihan coach Indra, namun pria kelahiran Aceh Tamiang, 28 Agustus 1979 ini menyebut Indra sebagai sosok pelatih yang berkualitas dan mumpuni.
“Aku lihat pertandingan Timnas U-19, cara bermain, aku rasa Indra luar biasa. Jadi di dalam pertandingan itu terlihat bagaimana anak-anak bermain secara teroganisir dengan baik,” jelas ia.
Pemain yang pernah merumput bersama Persiraja Banda Aceh ini mengaku, sebenarnya ia juga ingin mengeluarkan buku biografi. Namun sayang, rencana tersebut urung dirampungkan.
“Kemaren sebelum buku Indra Sjafrie keluar, aku sudah hampir pernah. Tapi ada suatu kendala akhirnya batal bikin buku. Buku itu tentang pribadi, karir, sepakbola, seperti biografi,” tambah ia.
Saat ini, kesibukan Ismed adalah fokus berlatih bersama pemain ‘Macan Kemayoran’ untuk memenangi laga melawan Semen Padang pada lanjutan ISL 2014, Sabtu, 8 Februari mendatang.