Arsenal harus pulang membawa malu usai menelan kekalahan telak 1-5 di Stadion Anfield, markas Liverpool. Arsenal bahkan sudah kebobolan empat gol saat laga belum genap 20 menit.
Ini merupakan kekalahan pertama Arsenal di Anfield dalam tujuh tahun terakhir. Ini juga pertama kalinya Liverpool mampu mencetak lima gol ke gawang Arsenal di liga sejak April 1964.
Usai pertandingan, manajer Arsenal, Arsene Wenger, menyatakan bertanggung jawab atas hasil buruk yang pasukannya terima kali ini.
“Hari ini kami bermain sangat buruk. Pertahanan kami selalu rapuh. Selamat untuk Liverpool,” ujar Wenger usai laga.
“Ini tak cukup bagus. Saya memasukkan diri ke dalam penampilan yang mengangkat banyak pertanyaan tentang kami,” Wenger menambahkan.
Namun manajer asal Prancis tak mau pasukannya kecewa terlalu dalam pascakekalahan ini. “Yang terpenting bagaimana kami merespons ini.”
Liverpool memang tampil luar biasa pada laga kali ini. The Reds membuka pesta gol saat laga belum genap satu menit lewat Martin Skrtel yang memanfaatkan tendangan bebas Steven Gerrard.
Skrtel kembali membobol gawang The Gunners pada menit 10. Lagi-lagi dia meneruskan umpan Gerrard, kali ini dalam skema tendangan sudut.
Pada menit 14, The Reds mendapatkan peluang. Tapi bola tendangan Luis Suarez hanya membentur tiang gawang.
Selang tiga menit kemudian, Anfield kembali bergemuruh. Raheem Sterling membobol gawang Arsenal setelah menerima umpan tarik Suarez dari sisi kanan.
Berselang tiga menit lagi, Daniel Sturridge menjebol gawang tamu untuk kali keempat. Sturridge memaksimalkan umpan Philippe Coutinho.
Babak kedua, Liverpool mendominasi permainan. Pada menit 52, Sterling kembali mencetak gol meneruskan umpan lambung akurat Suarez.
Menit 69, Arsenal mendapat penalti setelah Gerrard menjatuhkan Alex Oxlade-Chamberlain di kotak terlarang. Mikel Arteta sukses menjadi algojo.
Liverpool menempati posisi keempat klasemen Premier League dengan poin 50.