Maicon Pereira de Oliveira harus mengakhiri hidup pada usia relatif muda 25 tahun. Pemain Brasil itu meninggal dunia setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil di Donetsk.
Kabar resmi itu muncul di laman resm Shakhtar Donetsk, Sabtu (08/02/14). “Maicon mencintai kehidupan dan memahami cara berpikir positif dan melihat sisi terang,” tulis Shakhtar.
“Sesuatu yang tragis sekali dan absurd ketika kematian merenggut pribadi menakjubkan dari salah satu squad kami. FC Shakhtar mengucapkan duka cita mendalam dan bersimpati untuk keluarga dan kerabat Maicon,” lanjut Shakhtar.
Sesi latihan Sabtu pagi waktu Donetsk, Ukraina pun batal sebagai ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Maicon. Squad dan seluruh sendi klub larut dalam duka dan keterkejutan yang mendalam.
“Saya tak bisa berkata-kata. Kami kehilangan pemain bertalenta, teman, rekan sekerja. Ini saat-saat sulit dan momen tragis dalam kehidupan Shakhtar dan seluruh penggemar,” tutur Pelatih Darijo Srna.
“Seluruh tim berbagi derita, yang kini dirasakan keluarga dan kerabat Maicon. Kami larut dalam duka cita mendalam,” sebut Srna lagi di laman Shakhtar. Selamat jalan, Maicon Pereira de Oliveira… .