Uji Coba Timnas U-19

Garuda ke Timur-Tengah

Kamis, 13 Februari 2014 13:05 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Timnas U-19 akan menjalani  empat pertandingan uji coba ke kawasan Timur-Tengah 25 Maret 2014 mendatang.

"Sekalian kami menjalani umroh bersama, timnya akan melakoni laga uji coba empat kali di kawasan Timur Tengah," kata Indra Sjafri.

Namun, Indra menyerahkan kepad Badan Tim Nasional (BTN) mengenai tim-tim dari negara mana yang akan menjadi lawan uji coba di Timur-Tengah.

"Nanti biar BTN saja yang akan mengumumkan lawan dan negara yang akan dijadikan lawan latih tanding kita," ujar ia.

Indra mengatakan, usai menjalani pertandingan uji coba di dalam negeri, timnya akan langsung ke negara timur tengah.

Timnas U-19 saat ini  berada di Semarang untuk menjalani pertandingan uji coba melawan tuan rumah PSIS di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/02/2014).

Sebelumnya Timnas U-19  sudah mejalani pertandingan uji coba melawan PSS Sleman, Persiba Bantul dan tim Pra-PON DI Yogyakarta, dan tim Pra-PON Jawa Tengah.

Setelah laga uji coba melawan PSIS Semarang, mereka kembali akan menjalani pertandingan uji coba melawan tim ISL Persijap Jepara, Senin (17/02/2014).

Indra juga menambahkan ia masih perlu penambahan pemain untuk Piala Asia di Myanmar mendatang, meskipun saat ini sudah ada 29 pemain di dalam timnya.

Tetapi, lanjut dia, penambahan pemain tersebut dengan catatan pemain yang baru tersebut harus lebih baik daripada pemain saat ini.

"Penambahan pemain tetap ada, tetapi kualitasnya harus di atas pemain yang ada sekarang ini," ujar Indra.

Soal kebutuhan pemain baru yang mendesak di posisi mana, Indra menyatakan, untuk masing-masing posisi sudah terisi dua pemain.

Ia menambahkan, pada pertandingan uji coba termasuk melawan PSIS ini, timnya tidak akan bicara menang atau kalah, tetapi timnya memilih pemain dalam pertandingan yang berbeda.

"Melalui uji coba ini kita juga bisa memilih taktik yang akan diterapkan saat tampil di Myanmar mendatang karena tujuan kita hanya di Myanmar itu," tutur ia.

Menurut dia, dari hari ke hari sudah ada peningkatan, terutama "passing" atau umpan sampai lini satu dan dua yang terus membaik.

Namun, kata dia, dari lini dua ke tiga masih kurang. Lini tiga yang dimaksudkan adalah sudah menghadapi lawan untuk mencetak gol.

"Ini yang masih kurang dan akan terus kita asah supaya bisa lebih baik lagi," kata Indra.