Kalah dari Semen Padang

Djanur Salahkan Wasit

Minggu, 16 Februari 2014 21:23 WIB
Editor:
 Copyright:

Djadjang Nurdjaman merasa kecewa dengan wasit, Jumadi Abdi yang menjadi penyebab kekalahan timnya atas Semen Padang yang telah berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Meski begitu, pelatih yang akrab dengan sapaan Djanur ini ogah menyalahkan kekalahan tersebut karena kepemimpinan wasit yang berat sebelah. Namun anak asuhnya yang kerap membuat kesalahan.

"Kami akui, kami kalah dari Semen Padang. Gol pertama dari bola mati. Padahal sudah diinstruksikan sebelumnya. Setelah ketinggalan, jujur agak sedikit terburu-buru,” jelas Djanur seusai pertandingan.

“Terus pada awal babak kedua, mereka bikin gol lagi, seharusnya itu bisa diatasi. Kembali, itu faktor buru-buru,” Djanur menambahkan.

Dan setelah ketinggalan skor, mereka (Semen Padang,red) mencoba mengulur waktu, ditambah kepemimpinan wasit. Tapi okelah mereka bisa mengalahkan kita," tutur Djanur.

Selain itu, lanjut Djanur, jadwal yang cukup padat, memaksa para pemainnya hanya memiliki waktu recovery dua hari lamanya ketimbang Semen Padang yang memiliki jeda waktu pertandingan 10 hari lamanya.

Dengan begitu, kedepannya, jelang menjamu Persija Jakarta, Sabtu (22/2/2014) mendatang, Djanur akan kembali mengevaluasi seluruh anak asuhnya agar kesalahan serupa tidak terulang.
 
"Semua, tim kita evaluasi, bola-bola mati, kita ingatkan dan konsentrasi ditingkatkan," pungkas Djanur.