Mulai Maret nanti, Badan Sepakbola Dunia FIFA lakukan tes doping tanpa pemberitahuan kepada semua pemain yang ikut serta Piala Dunia. Setelah tes selesai pemain akan dapat paspor biologi sebagai bukti.
"Mulai Maret nanti setiap pemain berlaga di Piala Dunia diuji, setidaknya sekali,” ucap Direktur medis Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), Jiri Dvorak.
Dvorak menyatakan, FIFA akan lakukan tes doping secara acak dan tiba-tiba, saat pemain sedang dalam suatu pertandingan, misalnya saat jeda saat melakukan tendangan sudut atau lemparan bola out.
“Kami akan menguji semua tim yang berlaga tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dadakan,” jelas Dvorak.
Nantinya, FIFA akan memberi paspor biologis kepada pemain usai tes. Cara ini adalah yang pertama FIFA lakukan di gelaran Piala Dunia.
Dalam paspor akan termaktub laporan zat apa saja yang terkandung dalam tubuh dan darah pemain. FIFA juga akan tetap menggunakan dalam teknik tes urine untuk mendeteksi senyawa doping.
Dvorak menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan World Anti-Doping Agency (WADA) pada tes doping nanti, dengan mengirimkan hasil langsung laboratorium WADA di Swiss.