PON Remaja 2014

Awal Kebangkitan Sumsel

Senin, 17 Februari 2014 13:21 WIB
Editor:
 Copyright:

Ketua Umum Pengurus Provinsi PSSI Sumsel, Rizal Abdullah mengatakan bahwa Sumsel akan serius untuk menyiapkan tim untuk PON Remaja mendatang.

"Sumsel akan bersungguh-sungguh menyiapkan tim untuk diturunkan pada PON Remaja di Jawa Timur, November mendatang, kata Rizal Abdullah.

“Ini sebagai suatu tekad PSSI Sumsel untuk membangkitkan kembali semangat anak-anak muda di Sumsel untuk berprestasi sebagai pesepak bola," lanjut Rizal.

Rizal mengemukakan, sebagai langkah awal, pihaknya telah menggelar seleksi atlet pada 15 kabupaten/kota se-Sumsel dengan peserta sebanyak 1.267 orang.

Tim inti PON Remaja itu terdiri dari sekitar 20 orang atlet berusia 14-21 tahun dan dalam waktu dekat akan mengikuti pemusatan latihan daerah dalam bimbingan pelatih berpengalaman.

"Sementara ini, sudah ada 60 orang atlet muda calon tim PON Remaja. Ke depan, jumlahnya akan diciutkan dalam proses seleksi yang direncanakan sebanyak dua kali sebelum tim inti terbentuk," ujar Rizal.

Ke-60 pemain muda itu, terdiri dari 22 orang berusia 14-16 tahun, 14 orang berusia 17-19 tahun, dan 24 orang berusia 20-21 tahun.

"Para atlet yang terpilih ini nantinya tidak hanya diproyeksikan ke PON Remaja tapi juga mewakili daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional di Jawa Barat tahun 2016," kata Rizal.

Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit mengatakan bahwa pesepakbola asal Sumsel layak masuk dalam tim ini karena memiliki keterampilan yang tidak kalah dari atlet daerah lain.

Penampilan empat pemain muda asal Sumsel yakni Risky Ramadhan, Jeki Arisandi, Ikhsan Kurniawan (Pelatnas Timnas U-19) dan Hapiv Ibrahim, semakin menunjukkan peningkatan seiring dengan seringnya turun dalam sejumlah pertandingan Liga Super Indonesia.

"Kemampuan yang dimiliki para putra daerah Sumsel kini tidak lagi sebatas pengisi bangku cadangan," tutup Rizal.