Catatan buruk Bayer Leverkusen tiap kali menjamu klub asal Prancis berlanjut. Kini mereka harus menelan kekalahan telak dari tamu mereka asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG).
Sebelium menjamu PSG, Leverkusen belum pernah menang saat dua kali menjamu klub Prancis di Liga Champions (1 kali imbang, 1 kalah).
Leverkusen juga melanjutkan performa buruk merka dalam beberapa pekan terakhir. Dalam tujuh pertandingan sebelumnya di semua kompetisi, Leverkusen harus menelan lima kekalahan.
Tak heran jika tim asuhan Sami Hyypia kesulitan menghadapi PSG yang memiliki catatan luar biasa di kompetisi domestik. Bahkan mereka harus kebobolan saat laga baru berjalan tiga menit.
Gol pertama PSG lahir dari Blaise Matuidi setelah melakukan kerjasama apik dengan Marco Verratti. Dengan ketenangannya, Matuidi mengirim bola melewato kiper Leverkusen, Bernd Leno.
Petaka kembali datang di BayArena ketika wasit memberi PSG penalti. Wasit menilai Emir Spahic sudah melanggar Ezequiel Lavezzi di kotak terlarang. Zlatan Ibrahimovic sukses jadi algojo.
Meski sudah tepat membaca arah, Leno gagal menghentikan laju bola hasil tendangan penalti Ibrahimovic pada menit 39.
Ibra kembali menjebol gawang tuan rumah pada menit 42. Penyerang asal Swedia mengirim bola ke sudut atas gawang lewat sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti.
Dengan tambahan dua gol pada laga ini, Ibra kini mengoleksi 10 gol di Liga Champions musim 2013-2014 ini.
PSG tetap menguasai permainan di paruh kedua. Leverkusen semakin kesulitan karena harus bermain dengan 10 pemain sepanjang 30 menit tersisa setelah Spahic menerima kartu kuning kedua.
Pada menit 67, PSG kembali membobol gawang tuan rumah lewat sepakan Matuidi. Namun wasit membatalkan gol karena terlebih dahulu offside.
Pada sepertiga terakhir laga, PSG bermain lebih sabar. Pada menit 74, PSG bisa menambah skor jika bola sepakan Lucas Moura tak bisa Leno selamatkan.
PSG mampu mencetak gol keempat lewat kontribusi pemain pengganti, Yohan Cabaye pada menit 88. Pemain yang masuk menggantikan Matuidi cetak gol memanfaatkan umpan Lucas Moura.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Leverkusen yang tak pernah melaju lebih dari babak 16 besar Liga Champions sejak jadi finalis pada 2002.
Di lain PSG memmperpanjang rekor tak terkalahkan melawan klub Jerman di berbagai kompetisi menjadi lima laga.