Kontrak Tayangan Pertandingan

PSSI Surplus Rp10 miliar

Rabu, 19 Februari 2014 19:14 WIB
Editor:
 Copyright:

PSSI catat sejarah baru dalam pengelolaan kompetisi dan marketing nilai jual Timnas. Tahun lalu PSSI bukukan laba sebesar Rp10 miliar.
 
"Ini sejarah baru neraca keuangan di PSSI karena berhasil raih untung Rp10 miliar," ujar Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin di kantor RCTI Kebon Jeruk, Jakarta.
 
Menurut dia, laba ini berkat terobosan pengelolaan yang ia lakukan dengan melakukan tender paket seluruh pertandingan ISL maupun  yang melibatkan Timnas Indonesia.
 
"Sampai pertandingan skala tur Timnas, kita paketkan untuk ditenderkan ke stasiun-stasiun televisi," ucap Djohar.
 
”Apalagi pertandingan yang disiarkan saat ini tidak hanya pertandingan timnas senior saja, namun ada U-23, U-19 bahkan U-16,” tambah ia.
 
Nilai kontrak hak siar, lanjut Djohar, ada kenaikkan signifikan. Itulah sebabnya PSSI dapat surplus. Stasiun-stasiun TV berlomba untuk menang paket tender.
 
"Mengenai kisaran jumlah, tentunya beragam. Yang pasti tahun depan kita usahakan ada penambahan pemasukan lagi,” jelasnya.
 
Djohar meyakinkan bahwa dana yang telah masuk tidak akan bocor, sebabnya, selain akan memakai jasa akuntan publik, laporan keuangan akan tranparan saat kongres PSSI.
 
"Tidak ada yang dikorupsi sedikitpun. Kita pakai akuntan publik, dan akan transparan dilaporkan saat kongres,“ tegas ia.
 
”Kita siap buka ke publik agar semua transparan,” tutup ia.