Membuka pertandingan, The Boys Are Back justru seakan tertekan dengan serangan squad Kabau Sirah.
Namun pertandingan berjalan hingga 30 menit kedua tim masih belum mampu mencetak gol.
Hanya sepakan Esteban Vizcarra pada menit 28 hampir membawa Semen Padang unggul.
Tampil di depan pendukungnya sendiri, PBR tak mau tertekan . Menit 41, kerjasama Gaston Castano dan Bambang Pamungkas hanya mampu merepotkan barisan belakang Semen Padang.
Sebab Bambang telat menyepak bola. Sehingga bola cepat tersambar oleh kiper Semen Padang, Fakhururrazi. Skor masih imbang 0-0.
Jelang babak pertama usai, Semen Padang memecah kebuntuan. Menit 44, buntut miss komunikasi antara Hermawan dan Romanovs, Hendra Bayaw menanduk bola ke gawang yang melompong.
Tak lama berselang, wasit H. Kristanto meniupkan peluit. Babak pertama usai. Semen Padang unggul 1-0 atas Pelita Bandung Raya.
Memasuki babak kedua, PelitaBandung Raya yang tertinggal satu gol langsung menekan pertahanan Semen Padang. Sayang serangan mereka masih mampu dipatahkan.
Tandukan Gaston Castano di menit 62 masih melambung di atas mistar gawang. Semen Padang yang telah unggul mengendurkan serangan
Petaka bagi Semen Padang datang di penghujung laga. Menit 90 pemain belakang mereka melakukan hands ball di kotak penalti.
Gaston yang maju sebagai eksekutor sukses merobek jala Semen Padang. Bomber asal Argentina ini berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan menjadi skor akhir.