Mesut Ozil menjadi eksekutor tendangan penalti Arsenal saat melawan Bayern Munchen pada lanjutan Liga Champions pekan lalu. Namun bola sepakannya gagal bersarang ke gawang Munchen.
Meski mengistirahatkan Ozil sebagai algojo penalti, Wenger menyebut keputusannya ini bukan sebagai hukuman bagi sang pemain. Ia menyebut hal ini untuk menghilangkan rasa trauma.
Pelatih berjuluk The Profesor, menyamakan kegagalan Ozil dengan yang pernah menimpa mantan pemain The Gunners, Dennis Berkamp, pada 1999 silam.
“Kasus serupa terjadi tahun 1999 saat Dennis Bergkamp gagal menjadi algojo saat lawan United. Dia juga menolak menjadi algojo lagi di kesempatan selanjutnya selama beberapa waktu,” kata Wenger.
“Beberapa orang memang bisa langsung menjadi algojo meski baru gagal.”
“Jadi saya akan memberikan kebebasan bagi Ozil dari tugas itu sementara ini,” sambung pelatih berkebangsaan Prancis.
Tersiar rumor kekecewaan rekan Ozil di Arsenal setelah kegagalannya mengeksekusi penalti. Terkait halini, Wenger membantah kabar tersebut.
“Ozil meminta maaf pada pemain lain usai laga,” ujar Wenger.
“Mungkin ada sedikit salah paham karena dia menendang dengan cara yang tidak biasa, tapi semua orang juga pernah mengalami kegagalan,” pungkas ia.