Kemenangan atas Swansea membuat Si Merah Liverpool mengumpulkan nilai 56 dari 27 pertandingan dan konsisten memanaskan persaingan di empat besar Liga Inggris.
Kekalahan dari Liverpool menempatkan Swansea tidak beranjak dari peringkat 12 dari 20 klub. Swansea memiliki 28 angka dari 27 duel.
Begitu wasit Mike Jones membunyikan peluit perdana di Anfield, kedua tim menerapkan strategi menyerang. Tak butuh waktu lama, gol tercipta dari Liverpool pada menit 3.
Liverpool unggul 1-0 atas Swansea setelah Daniel Sturridge menjebol gawang Michel Vorm. Sturridge menuntaskan umpan terobosan Raheem Sterling.
Memimpin 1-0, Liverpool makin percaya diri. Dominasi Liverpool kembali berujung gol pada menit 21 lewat Jordan Henderson. Kali ini giliran Sturridge yang memberi umpan kepada Henderson.
Tertinggal 0-2 tak melemahkan Swansea. Daya juang Wilfried Bony dan kawan-kawan terlecut. Swansea meraih gol perdana lewat tendangan Jonjo Shelvey pada menit 21.
Gol Shelvey ke bekas klubnya memantik semangat Swansea. Tim tamu membuat kedudukan menjadi 2-2 dengan gol Bony pada menit 27.
Pertandingan makin panas dengan ritme yang meninggi lewat serangan bergantian dari kedua tim. Liverpool kembali memimpin dengan skor 3-2 pada menit 36.
Gol ketiga Liverpool dari aksi Sturridge. Gol kedua Sturridge lewat sundulan kepala berawal umpan lambung Luis Suarez ke depan gawang Swansea. 3-2 untuk Liverpool hingga babak pertama berakhir.
Bony kembali membungkam publik tuan rumah pada menit 48. Bola tendangan penalti Bony dari titik putih membuat skor kembali imbang 3-3.
Setelah gol Bony, permainan cepat dan menarik tersaji di lapangan. Ambisi tuan rumah untuk tak malu di kandang mendapat balasan semangat tidak takut dari tim pendatang.
Beberapa peluang Liverpool tidak jadi gol karena ketidaktenangan pemain Liverpool dan kehebatan pertahanan lawan. Swansea juga punya berkali-kali aksi menekan tuan rumah.
Kerja keras Liverpool memetik hasil pada menit 73. Berawal dari umpan panjang, Suarez melepas tendangan keras yang mengenai kaki salah seorang pemain Swansea.
Bola tak bertuan menjadi santapan Henderson yang melepas tendangan keras menjadi gol, meski sempat tertahan di tangan Vorm. Liverpool memimpin lagi saat skor menjadi 4-3.
Jual beli serangan tersaji di Anfield dalam 15 menit terakhir, namun tidak tercipta gol berikutnya. Gol kedua Henderson menjadi gol terakhir sekaligus membawa Liverpool menang 4-3.