Hasil imbang 2-2 pada leg pertama sejatinya menjadi keuntungan buat Eintracht Frankfurt yang menjadi tuan rumah pada pertemuan kedua.
Frankfurt hanya butuh hasil imbang paling tidak 1-1 untuk lolos ke 16 besar Liga Europa. Namun wakil Jerman itu gagal memanfaatkan keuntungan yang mereka miliki.
Pendukung The Eagles, julukan Frankfurt, melihat pertanda baik saat Stefan Aigner mencetak gol di menit 37. Frankfurt unggul agregat 3-2 atas Porto.
Tempat di 16 besar seakan sudah menjadi milik Frankfurt ketika Alexander Meier menebol gawang Porto pada menit 52.
Keunggulan dua gol tuan rumah tak bertahan lama. Pada menit 58, Eliaquim Mangala menipiskan defisit gol lewat aksi sudulannya.
Mangala kembali membobol gawang Frankfurt di menit 71. Kali ini Mangala mencetak gol lewat sepakan mendatarnya. Keadaan kembali imbang dan kedua tim memiliki peluang sama.
Berselang lima menit kemudian, publik tuan rumah kembali bersorak ketika Meier mencetak gol kedua pada laga ini, 3-2. Frankfurt kembali berada di atas angin dengan unggul agregat 5-4.
Petaka bagi Frankfurt datang saat laga tersisa empat menit. Porto kembali menyamakan kedudukan berkat gol pemain asal Aljazair kelahiran Prancis, Nabil Ghilas.
Skor imbang 3-3 dan agregat 5-5 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini Porto berhak lolos ke 16 besar Liga Europa berkat keunggulan gol tandang.