Didenda Rp325 Juta

Persib: Komdis Tidak Adil

Selasa, 4 Maret 2014 19:49 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Empat dari 10 keputusan mengenai kubu Persib Bandung. Menurut Umuh, keputusan Komdis PSSI tidak adil lantaran hanya memberikan keputusan secara sepihak.

"Kenapa kita tidak diundang? Kenapa tidak ada penjelasan dan kenapa hanya keputusan sepihak? Ini memberatkan, kenapa kejadian orang lain yang memberatkan membuat masalah besar tidak dihukum?” kecam Umuh Muchtar, Selasa (04/03/14).

Umuh mengaku pihaknya tidak akan membayar denda yang dilontarkan Komdis PSSI, “Saya masih pikir-pikir dulu kalau masalah bayar denda. Kalau mau dihukum, silakan hukum, tapi yang benar saja masa seperti ini,” tegas Manajer Persib.

Umuh juga mempertanyakan keputusan Komdis PSSI yang memberikan sanksi kepada The Jakmania, suporter Persija, dengan hanya peringatan keras saja. Umuh merasakan aroma ketidakadilan dari keputusan komdis.

“Nah, itu juga tidak adil, benar-benar tidak adil. Apa PSSI menggembosi Persib supaya Persib tidak maju? Supaya bubar apa bagaimana? Tidak adil, sama sekali tidak adil,” kata Umuh.

Empat sanksi dan denda komdis kepada Persib :

  1. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung melakukan tingkah laku buruk dan tidak patut karena gagal menyelenggarakan pertandingan home Persib vs Persija tanggal 22 Februari 2014 dengan denda Rp50 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.
  2. Gagal menyelenggarakan pertandingan Persib vs Persija, Komisi Disiplin PSSI menyatakan agar PT Liga Indonesia menjadwal ulang pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
  3. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung yang melakukan tingkah laku buruk dan tidak patut karena menyanyikan lagu rasis wasit goblok dan pelemparan botol air mineral ke pemain Semen Padang pada pertandingan Persib vs Semen Padang  tanggal 16 Februari 2014 dengan denda Rp250 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.
  4. Ferdinand Alferd Sinaga, pemain Persib Bandung, melakukan tingkah laku buruk dan tidak patut karena memaki wasit dengan kata-kata kotor pada pertandingan Persib vs Semen Padang  tanggal 16 Februari 2014, berupa larangan bermain dua kali pada Barito Putra vs Persib tanggal 08 Maret 2014, Persib vs Arema tanggal 13 April 2014 dan denda Rp25 juta yang dibayarkan paling lambat 27 Maret 2014.