Pertandingan pamungkas Grup C kualifikasi penyisihan Piala Asia 2015 menorehkan kenangan pahit bagi Indonesia di Prince Mohd b Fahad Stadium, Dammam, Arab Saudi. Indonesia kalah lewat gol lawan menjelang pertandingan berakhir.
“Kami mengakui harus kecewa karena kebobolan menjelang bubaran. Meski begitu saya sangat senang dengan kinerja dan perjuangan anak-anak,” kata Alfred Riedl.
Meski kalah, Riedl tetap bangga dengan performa Indonesia yang ditanganinya. Riedl mengaku telah memberikan yang terbaik dan berhasil mengejutkan Arab Saudi, “Saya sangat bangga dengan performa timnas di laga ini. Kami memberikan semua yang terbaik dan berhasil mengejutkan Arab Saudi.”
Kekalahan dari Arab Saudi membuat Hamka Hamzah dan kawan-kawan menjadi juru kunci di Grup C karena baru mengumpulkan satu angka dan tidak pernah meraih kemenangan dari enam pertandingan saat melawan Arab Saudi, China dan Irak.
Riedl menjelaskan mengapa dia tidak memainkan dua penyerang atau lebih di lini depan, “Kami memang sengaja tidak memasang dua striker murni karena saya ingin memperkuat pertahanan. Hal itu akan berbeda bila kami bermain dengan lebih banyak penyerang, saya kira Arab Saudi bisa lebih banyak mencetak gol.”