Kicauan Presiden Lazio

Lotito Sindir Roma

Selasa, 11 Maret 2014 23:21 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha
 Copyright:

Setelah kekalahan 0-1 saat melawat ke markas Napoli pada Minggu, Roma tertinggal 14 angka dari pemuncak klasemen, Juventus dengan satu pertandingan yang belum dimainkan.

Hal ini memicu pelatih Rudi Garcia mengklaim bahwa fokus timnya saat ini adalah mengamankan peringkat kedua.

“Sekarang, celah (dengan Juventus) begitu signifikan. Kami hanya dapat terus melaju dan tetap fokus untuk mengamankan peringkat kedua," kata mantan pelatih Lille.

Peringkat kedua di Liga Italia sinonim dengan posisi otomatis lolos Liga Champions, sedangkan tim yang finis di peringkat ketiga akan harus bertarung di putaran kualifikasi.

Meski Roma menghuni posisi dua besar sepanjang musim ini, Lotito berspekulasi bahwa mereka bisa tersingkir oleh Napoli, yang berada di peringkat ketiga dan hanya berselisih tiga angka.

"Juventus akan memenangi gelar, Napoli akan finis di peringkat kedua. "Untuk tempat ketiga, saya tidak tahu. Saya tidak ingin membuat prediksi-prediksi," kata Lotito kepada RaiSport1.

Harapan Roma untuk bertarung dengan Juventus untuk memperebutkan gelar dihantam oleh kekalahan Minggu, yang membuat Garcia berkata, "

Lotito sedang menjadi sasaran protes para pendukung Lazio yang tidak senang dengan kebijakan-kebijakan transfer klub, ditambah Lazio tersingkir dari putaran 32 besar Liga Eropa.

Lotito menyimpulkan, "Baru beberapa tahun sejak Roma menghirup udara kompetisi Eropa, bukan hanya Liga Italia."

Roma tidak lolos ke Eropa pada musim ini. I Giallorossi terakhir kali berkompetisi di Liga Champions pada 2011, ketika mereka kalah agregat 2-6 dari Shakhtar Donetsk di putaran 16 besar.