Meski mendapat rekomendasi untuk menggelar pertandingan di Stadion GBK, Jakarta, namun para pendukung Persita tidak dapat hadir langsung untuk mendukung klub kesayangan mereka.
“Syukur kita mendapat rekomendasi. Namun laga besok belum bisa menerima kehadiran suporter tim tamu,” ujar Hanifditya.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi antara pihak Persija dengan Persita Tangerang. Hasil Rakor dicapai sebuah kesepakatan bahwa pendukung Persita dihimbau tidak datang ke GBK.
Tertera di surat izin pertandingan, hanya suporter Persija yang diperbolehkan untuk hadir saat laga berlangsung. Hal tersebut untuk menghindari adanya tindakan anarkis antar pendukung kedua tim.
Meski demikian, Panpel menghimbau kepada suporter Persija agar bisa menjaga suasana tertib dan santun selama pertandingan.
“Kami mengimbau kepada suporter Persija agar santun dan tertib mulai dari rumah, stadion, dan pulang ke rumah,” ujar Hanifditya.
“Waktu melakukan Rakor di Polda Metro, hadir perwakilan Laskar Benteng dan Persija. Rekomendasi dikeluarkan, dan dihimbau tidak datang ke GBK, dan menyaksikan laga melalui siaran TV,” lanjut ia.
Hanifditya juga menambahkan, pihaknya memuji perubahan positif para suporter Persija Jakarta yang dikenal dengan sebutan Jak Mania. Diantaranya dengan tidak menyalakan kembang api dan flare saat pertandingan berlangsung.