Kekerasan Sepakbola di Ghana

Hakim Garis Tewas Dipukuli

Rabu, 12 Maret 2014 10:28 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Kwame Andoh Kyei menderita luka-luka serius setelah ia diserang saat berlari di pinggir lapangan pada pertandingan antara Gold Stars dan Naa Joe United di Bordie pada 2 Maret 2014 saat terjadi kerusuhan di lapangan.

Ia meninggal dunia pada Jumat (07/03/14), akibat dari luka-luka yang ia derita.

"Para dokter belum menetapkan sepenuhnya penyebab kematiannya," demikian pernyataan GFA.

"Ia dikenal baik sebagai salah satu anggota asosiasi yang paling menjanjikan dan akan menjadi wasit di masa yang akan datang, serta sangat dihargai oleh sejawatnya."

"Pertemuan antara para pemangku kepentingan akan dilakukan oleh GFA setelah menerima laporan untuk menjelaskan tindakan secepatnya yang dapat diambil, sementara polisi meneruskan penyelidikan-penyelidikan mereka," ucap presiden GFA Kwesi Nyantaky, dalam pernyataan resmi.

Laporan-laporan media lokal mengatakan Kyei tidak dibawa ke rumah sakit setelah dipukuli oleh para pendukung Gold Stars.

"Saudara saya berkata kepada kami bahwa ia akan memimpin pertandingan, dan ketika ia kembali ia menceritakan kepada kami mengenai insiden yang terjadi sepanjang pertandingan," kata saudara kandungnya, Kweku Andoh Keyi, kepada stasiun radio yang bermarkas di Accra, Asempa FM.

"Ia bahkan bergurau mengenai bagaimana seseorang menamparnya sementara yang lain menyeretnya," ucap Kweku.

"Namun pada Jumat (07/03/14) saya dipanggil dan diberitahu bahwa saudara saya mengalami pendarahan dan jatuh pingsan."