Bermain di hadapan pendukungnya sendiri,The Villans berani memberikan perlawanan kepada Eden Hazard dan kolega.
Meski menguasai alu bola, nyatanya Chelsea belum bisa mencetak gol meski pertandingan sudah berjalan 20 menit.
Di Sepuluh menit terakhir pertandingan berjalan seru. Publik Villa Park terhenyak saat melihat umpan Tarik Agbonlahor diteruskan lewat tendangan akrobatik Christian Benteke. Namun sepakan Benteke masih melebar.
Chelsea juga nyaris mencuri angka di babak pertama. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Nemanja Matic melepas tendangan jarak dekat.
Sempat melakukan selebrasi, namun wasit Chris Foy menganulir gol tersebut karena menilai Matic melakukan handsball.
Babak pertama harus berkesudahan imbang tanpa gol.
Pertandingan di babak kedua berlangsung dengan ketat. Bahkan Willian harus keluar karena kartu kuning kedua karena menarik Fabian Delph.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Aston Villa. Paul Lambert memasukkan Marc Albrighton untuk menggantikan Agbonlahor. Sebuah keputusan yang tepat.
Di menit ke 82, umpan tarik Marc Albrighton disambut tendangan tumit Fabian Delph, untuk mengelabuhi Petr Cech yang sudah salah langkah. 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal satu gol Chelsea mulai frustasi bahkan cenderung kasar. Alih-alih mencetak gol, the Blues malah kehilangan Ramires karena menginjak kaki El Ahmadi.
Drama tak berhenti di situ saja. Pelatih Chelsea, Jose Mourinho juga harus pergi meninggalkan lapangan karena diusir wasit yang menilainya protes berlebihan.
Skor 1-0 untuk Aston Villa tak berubah hingga wasit Chis Foy meniup peluit panjang. Meski kalah, Chelsea tetap berada di puncak klasemen dengan 66 poin.