Laga Ujicoba

Tari Jepen Sambut U-19

Minggu, 16 Maret 2014 12:37 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Kedatangan Evan Dimas dkk di Kabupaten Kutai Kartanegara itu merupakan rangkaian laga uji coba penutup dalam Tur Nusantara Timnas U-19 melawan Mitra Kukar U-21 di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Senin (17/03/14), malam.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Ghufron Yusuf, berharap pertandingan nanti dapat menjadi tontonan sepak bola yang menarik sekaligus menjadi pelajaran bagi pemain sepak bola usia muda.

Impian pemain muda timnas untuk menuju pentas Piala Dunia, menurut Ghufron, harus didukung dengan perencanaan matang dan program berjenjang secara sitematis dan sarana memadai.

"Tentunya, kompetisi rutin juga merupakan bagian dari upaya melahirkan pemain berbakat. Ini juga tantangan Kutai Kartanegara agar bisa menghasilkan putra daerah yang handal," kata Ghufron Yusuf.

Ia memprediksi, saat pertandingan Timnas U-19 melawan Mitra Kukar U-21 nanti, Stadion Aji Imbut yang berada di Tenggarong Seberang yang mampu menampung 35 ribu penonton itu tidak penuh.

Salah satu penyebabnya, kata dia, karena saat ini jembatan pengganti yang menghubungkan Kota Tenggarong dengan Tenggarong Seberang masih dalam tahap pembangunan.

"Konsentrasi penduduk banyak disini (Kota Tenggarong), sementara stadion, berada di Tenggarong Seberang sehingga jika warga mau menyeberang mereka harus menggunakan kapal kayu tradisional," keluh ia.

Pelatih penjaga gawang Timnas U-19 Jarot Supriadi mengatakan, dalam pertandingan uji coba termasuk melawan Mitra Kukar U-21 nanti  merupakan ajang untuk melihat perkembangan serta kemampuan para pemain.

"Jadi, kami tidak ada target menang, yang penting bermain baik sesuai pola yang diberikan pelatih," kata Jarot Supriadi.

Tidak menutup kemungkinan,kata Jarot Supriadi, pada laga ujicoba nanti, ada pemain Mitra Kukar U-21 yang bisa masuk seleksi timnas

Asalkan, lanju ia. memiliki empat kriteria masuk timnas yakni, usia sesuai regulasi, teknik atau skill diatas rata-rata, memiliki taktik dan pemahaman terhadap pelatih, fisik serta mental.

"Kami bagian dari semua daerah di Indonesia termasuk Kutai Kartanegara ini, bisa saja ada pemain dari sini yang masuk seleksi timnas asal memiliki empat kriteria tersebut," ungkap Jarot Supriadi.