Duel nanti di Stamford Bridge adalah partai kedua perdelapanfinal Liga Champions. Pekan lalu, Chelsea memaksa Galatasaray menerima skor 1-1 saat bermain di Turki dalam pertandingan edisi pertama.
Didier Drogba mengakui Stamford Bridge adalah tempat yang sangat spesial baginya. Pemilik nama lengkap Didier Yves Drogba Tebily mendunia saat menjadi bagian dari Chelsea selama delapan tahun, 2004-2012.
“Perasaan saya campur aduk dan cukup gelisah. Saya senang bisa melawan mantan klub, melawan teman-teman saya. Ini momen spesial. Saya tidak tahu seperti apa reaksi saya nanti usai menghabiskan waktu delapan tahun di Chelsea,” kata Didier Drogba yang menjelma menjadi pemain paling dipuja di Chelsea.
Drogba meraih kesempurnaan di Chelsea, juara Liga Inggris (3 kali), Piala FA (4 kali), FA Community Shield (2 kali) dan paling panas adalah Liga Champions (1 kali). Selain itu banyak penghargaan pribadi yang diraihnya seiring kesuksesan Chelsea.
Nama Drogba melambung dan meraih beberapa trofi besar di bawah Pelatih Jose Mourinho. Mourinho yang membawa Drogba ke Chelsea dari Marseille pada Juli 2014. Mourinho pula nanti yang menjadi lawan Drogba saat Galatasaray menantang Chelsea.
“Itu klub di mana saya merasakan segalanya. Saya mengalami level tertinggi, pertandingan-pertandingan besar yang membuat saya makin dekat menjadi pemain terbaik dunia. Saya pikir akan menerima sambutan hangat sebab saya mengenal penggemar Chelsea dan hubungan kami istimewa,” ungkap Drogba yang menyumbang 157 gol dari 341 partai bersama Chelsea.