Menuju Piala Dunia 2014

Simunic Absen di Brasil

Kamis, 20 Maret 2014 10:02 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha
 Copyright:

Bek Kroasia, Josep Simunic hanya akan menjadi penonton di Piala Dunia, setelah FIFA menolak bandingnya terhadap skors 10 pertandingan karena lagu-lagu pro Nazi setelah pertandingan play off November silam.

"Telah memutuskan untuk menolak banding yang diajukan pemain internasional Kroasia Josip Simunic dan mengonfirmasi bahwa keputusan itu disepakati oleh komite disiplin FIFA secara keseluruhan," lewat laman resmi FIFA.

Simunic dijatuhi sanksi karena memperlihatkan tindakan diskriminatif setelah Kroasia mengalahkan Islandia 2-0 pada pertandaingan play-off kualifikasi Piala Dunia.

Pemain yang telah mengumpulkan 105 caps bersama Kroasia itu menjadi pemimpin ‘paduan suara’ untuk meneriakkan “za dom” yang dalam Bahasa Kroasia berarti “untuk tanah air.” Penonton membalasnya dengan teriakan “spremmi,” yang berarti “siap.”

Salam seperti itu dipakai oleh rezim sayap kanan Kroasia, Ustasha, yang bersekutu dengan Nazi Jerman dan telah membunuh ribuan warga Serbia, Yahudi dan penghuni kamp konsentrasi lainnya.

Kapten Dinamo Zagreb ini bahkan juga dilarang memasuki stadion untuk 10 pertandingan dan didenda 34.000 dolar.

Jaksa penuntut umum Kroasia juga mendenda Simunic sebesar 4.400 dolar karena menimbulkan kebencian rasial, memperingatkan sang pemain bahwa salam seperti itu menyimbolkan salam resmi pasukan sayap kanan pada rezim Kroasia di masa perang.

Simunic mengatakan saat itu dirinya hanya termotivasi untuk "memperlihatkan cinta kepada rakyat Kroasia dan tanah air."

"Pemikiran bahwa siapapun dapat mengasosiasikan saya dengan segala bentuk kebencian atau kekerasan benar-benar menakuti saya," ucap dia.

Josep Simunic merupakan pemain senior Kroasia. Mantan pemain Hertha Berlin ini telah membela Kroasia di dua Piala Dunia dan tiga Piala Eropa.