Eden Hazard makin nyetel di bawah arahan Jose Mourinho. Di Premier League, gelandang serang berpaspor Belgia itu sudah bermain dalam 30 laga dan 29 di antaranya berstatus sebagai pemain inti.
Saking percayanya kepada Mourinho, Hazard mengaku tak masalah ketika bukan jadi sosok sentral ketika Chelsea melibas Galatasaray 2-0 dalam laga kedua 16 besar UCL, Selasa 18 Maret 2014. Pria berusia 23 tahun itu merasa itu bagian dari taktik dan penugasan Mou agar kemampuannya kembali memuncak ketika menghadapi Arsenal, Sabtu malam ini.
Maklum saja, Mourinho sempat menyanjung Hazard sebagai talenta yang mampu menyamai bahkan melebihi raihan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
“Saya anggap itu sebagai sebuah aspirasi, karena saya memang menyaksikan banyak pertandingan Ronaldo dan Messi. Saya coba untuk melakukan hal yang sama,” tandas Hazard kepada The Independent, Kamis 20 Maret 2014.
“Saya ingin mencetak gol saat merasa bermain bagus, seperti saat (melawan Galatasaray) itu, tapi ternyata itu tidak terjadi. Untuk menjadi pemain terbaik dunia, saya harus mencetak gol lebih banyak. Itu yang ada di kepala saya,” tegas Hazard lagi.
Saat ini, Eden telah mengemas 15 gol di semua kompetisi dan 13 di antaranya dia hasilkan di Premier League. Performa yang harus diwaspadai oleh The Gunners. Raksasa London utara itu tak seharusnya kehilangan taji meski harus datang ke Stamford Bridge. Manajer Arsene Wenger masih memiliki gelandang Spanyol andal dalam diri Santiago “Santi” Cazorla.
Dalam Premier League musim ini, Santi memang baru tampil dalam 23 laga dan 22 di antara berstatus sebagai starter. Soal produktivitas, Cazorla juga harus angkat topi terhadap Hazard, karena dia baru mengemas empat gol dan tujuh assist. Namun, akurasi Cazorla mengunguli Hazard, meski hanya berselisih 3,1 persen. Dalam sebuah bigmatch, angka sekecil apa pun jadi akan bermakna krusial dan Cazorla pasti bakal buktikan itu malam nanti.