Sebagai Pendukung Akademik

LIMA Terapkan Student-Athlete

Kamis, 27 Maret 2014 14:57 WIB
Editor:
 Copyright:

Liga Mahasiswa (LIMA) tak hanya sekedar ajang olahraga bagi para mahasiswa yang menonjolkan performa fisik namun juga performa di perkuliahan. LIMA menerapkan konsep Student-Athlete yang menekankan bahwa semua atlet yang berkompetisi adalah mahasiswa dari perguruan tinggi.

Konsep student-athlete diperkenalkan oleh Liga Mahasiswa di Indonesia khususnya untuk mendukung pilar akademik. Singkatnya, seorang student-athlete diharapkan tidak hanya berprestasi dibidang atletik, namun juga dapat berprestasi di bidang akademis.

Konsep ini diterapkan dalam Liga Mahasiswa dengan memberikan persyaratan IPK minimum 2.0 sebagai indikator prestasi akademis peserta kompetisi.

Liga Mahasiswa juga menghargai para student-athlete yang memiliki prestasi baik di lapangan dan di bangku kuliah dengan memberikan All-Academic Awards.

Dalam peluncuran LIMA futsal sebagai cabang olahraga baru di kompetisi LIMA, konsep Student-Athlete akan terus ditekankan agar atlet yang bertanding menjadi akan menjadi lebih baik.

Kompetisi LIMA Futsal akan dibagi menjadi dua conference yaitu Air Mineral Prim-A Greater Jakarta dan Nusantara Conference. Sedangkan untuk kategori putri, LIMA hanya  membuka satu conference yaitu Nusantara Conference.

Hadiah sebesar Rp30 juta akan diberikan pada tim putra dan Rp15 juta untuk tim putri yang menjadi Juara LIMA Futsal. Selain hadiah untuk para Juara, ada 9 penghargaan untuk kategori Individual Award dengan masing-masing hadiah senilai Rp1 juta.